Jangan Baper


Paling enak kalau ketemu orang yg berani mengakui salah dan siap move on.

Yang repot kalau ketemu sama orang yg tetep gak mau ngaku salah dan malah menyalahkan orang lain. Kaya ketemu sama batu. Udah di elus-elus tetep aja kepala batu. Mesti dihancurin pake palunya Thor deh kayaknya.


Atau ketemu sama orang yang merasa bersalahnya kebangetan. Merasa semua adalah salahnya dan menghukum diri sendirinya keterluan. Kaya siput yg masuk ke dalam cangkangnya dan ogah keluar lagi.


Saya bukan psikolog apalagi psikiater. Saya bukan guru BP apalagi bidan desa. Saya hanya orang yg senang mendengarkan orang curhat. Meskipun seringkali saya tidak bisa memberikan saran apapun.


Tapi kok ya mesti ada yg dengan suka rela main ke rumah atau ngajak ngopi di warung, angkringan, rumah makan, mall atau bahkan di halte bus hanya utk bisa curhat masalah apapun.


Padahal saya paling hanya manggut-manggut dengan tampang serius mencoba untuk memahami masalah mereka padahal ya nggak paham-paham juga.


Ternyata setelah sekian lama jadi juru dengar, saya paham mengapa banyak yg nyaman ngobrol masalah mereka dengan saya.


Karena saya dianggap sebagai contoh orang yg punya banyak masalah. Dan dengan begitu banyaknya masalah yg melilit kok saya tidak putus asa dan bunuh diri, malah happy-happy aja tuh ..


Guys, tidak usah stress kalau kalian punya masalah. Mau orang miskin orang kaya orang super kaya punya masalahnya masing-masing. Lah kalau kalian yg masih miskin aja putus asa menghadapi masalah orang miskin, bagaimana kalian akan jadi kaya dan bisa menghadapi masalahnya orang kaya ?


Saya memilih utk bahagia dan move on. Dan saya memilih utk menghadapi masalah dengan positif thinking. Dari sekian masalah yg saya hadapi, tidak ada satupun yg tidak selesai dengan baik.


Masalah membuat anda tumbuh dan berkembang.


Keluarlah dari cangkang anda, cari orang yg bisa membantu, minimal rela mendengarkan anda tanpa menghakimi.


Karena dengan berani berbicara kepada orang lain saja, masalah anda sudah selesai .. hanya sikap dan keyakinan anda yg menentukan apakah masalah anda akan tuntas atau hanya hilang sesaat untuk kemudian akan muncul kembali dengan efek merusak yg lebih dahsyat.


Wis ndang keluar ngopi .. gak usah kelamaan baper .. gak bikin kaya ..


Penulis :

Herman Josef SH

Virtual Office & Voga Digital

Editor in Chief

4 views0 comments